TINDAK TUTUR DALAM IKLAN BERBAHASA JAWA DI RADIO (THE ACTS OF SPEECH OF JAVANESE ADVERTISEMENT IN THE RADIO)

Suryo Handono

Abstract


Iklan sebagai salah satu bentuk komunikasi memunyai peranan penting untuk memperkenalkan suatu produk kepada masyarakat. Tuturan iklan merupakan fenomena menarik untuk diteliti dari berbagai aspek pragmatik, salah satunya adalah tindak tutur. Penelitian ini mengkaji tindak tutur pada wacana iklan berbahasa Jawa di radio. Penelitian bersifat deskriptif kualitatif ini memaparkan bentuk tindak tutur dan konteks tuturan dalam wacana iklan berbahasa Jawa di radio. Strategi yang digunakan adalah analisis isi. Berdasarkan analisis isi diperoleh hasil bahwa bentuk tuturan dalam wacana iklan berbahasa Jawa di radio meliputi tindak tutur representatif, direktif, ekpresif, komisif, dan deklaratif. Tindak tutur representatif digunakan dalam konteks memberi tahu, menyatakan, mengakui, melaporkan, menjelaskan, menyebutkan, dan memberikan kesaksian. Tindak tutur direktif digunakan dalam konteks menyuruh, mengajak, mengimbau, menyarankan, dan mengingatkan. Tindak tutur ekspresif digunakan sebagai evaluasi dalam konteks memuji, mengkritik, dan mengeluh. Tindak tutur komisif digunakan hanya dalam konteks memastikan. Tindak tutur deklaratif digunakan dalam konteks melarang, menegaskan, dan meyakinkan. Kata kunci: tindak tutur, konteks, iklan, bahasa Jawa, radio

ABSTRACT

Advertising as one form of communication has an important role to introduce a product to the community. Advertising is an interesting phenomenon to be examined from various aspects of pragmatic, one of which is the act of speech. This study examines the acts of speech on the discourse of Javanese advertisement on the radio. This descriptive qualitative research describes the form of speech acts and the context of speech in the discourse of Javanese ad on the radio. The strategy used is content analysis. Based on the content analysis, it is found that the form of speech in the Javanese language advertising discourse in the radio includes the act of representative speech, directive, expressive, commissive, and declarative. Representative speech acts are used in the context of notifying, declaring, acknowledging, reporting, explaining, mentioning, and giving testimony. The directive speech acts are used in the context of commanding, referring, appealing, suggesting, and reminding. Expressive speech acts are used as evaluation in the context of praising, criticizing, and complaining. Commissive speech acts are used only in the context of making sure. Declarative speech acts are used in the context of prohibiting, asserting, and reassuring. Keywords: speech acts, context, advertisement, Javanese, radio


Keywords


tindak tutur, konteks, iklan, bahasa Jawa, radio (speech acts; context; advertisement; Javanese; radio)

Full Text:

PDF

References


Alfani, F.R. (2014). “Presuppositions In Green Campaign Stickers Issued By International Association Of Students In Agriculture And Related Sciences Of Universitas Brawijayaâ€. Journal Diglossia. Malang: Universitas Brawijaya. (diunduh 5 Januari 2016)

Chaer, A. dan Leonie A. (2010). Sosiolinguistik (hlm. 53, 54, 70). Jakarta: Rieneka Cipta.

Cummings, L. (2007). Pragmatik, Sebuah Persektif Multidisipliner (hlm. 9). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Elmira, A.G. (2013). “Praanggaapan dalam Tuturan Iklan Elektronik di Koran Suara Merdekaâ€. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.

Harahap, N. (2008). “Analisis Pragmatik Wacana Iklan Surat Kabarâ€. Tesis. Universitas Sumatra Utara Medan.

Ibrahim, A.S. (1993). Kajian Tindak Tutur (hlm. 15, 106). Surabaya: Usaha Nasional.

Indriani, D. (2012). “Pragmatic Presupposition on Television Commercial Utterances (Case Study on Djarum‟s Brand)â€. Jurnal Humaniora. Semarang: Universitas Diponegoro. (diunduh 5 Januari 2016).

Kridalaksana, Harimurti. (1993). Kamus Linguistik (hlm. 177). Jakarta: PT Gramedia.

Leech, G. (1993). Prinsip-prinsip Pragmatik. Terjemahan M.D.D. Oka (hlm. 5-6, 163-65). Jakarta: Universitas Indonesia.

Nababan, P.W.J. (1987). Pragmatik Teori dan Penerapannya (hlm. 2, 18). Jakarta: Gramedia.

Nadar, F.X. 2009. Pragmatik dan Penelitian Pragmatik (hlm. 6). Yogyakarta: Graha Ilmu.

Nissa, Q. (2014). “Makna Praanggapan Pada Headline Iklan Majalah Non-No Edisi Agustus 2010â€. Semarang: UDINUS. http://dinus.ac.id/ (diunduh 5 Januari 2016).

Peer, L dan Mary Nesbitt, J. (2004). Content Analysis Methodology. http://www.readership.org/new_readers/data/content_analysis_methodology. pdf diunduh pada 11 Mei 2011.

Rustono. (1999). Pokok-pokok Pragmatik (hlm. 24, 31, 38). Semarang: CV IKIP Semarang Press.

Sudaryanto, (2015). Metode dan Teknik Analisis Bahasa (hlm. 204-206). Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Sutopo, H.B. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif (hlm. 69—70). Surakarta: Sebelas Maret University Press.

Tarigan, H.G. (1984). Pengajaran Wacana (hlm. 35). Bandung: Angkasa.

Ulfah, Maria. (2003). “Wacana iklan produk kecantikan pada majalah femina edisi 2002 (Kajian Pragmatis)â€. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.




DOI: https://doi.org/10.36567/jalabahasa.v13i1.52

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JALABAHASA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

JALABAHASA INDEXED BY:

 

 

________________________________________________________________________________________________________

@2017 Jalabahasa (e-ISSN 2615-6032, p-ISSN 1858-4969)

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah

Jalan Elang Raya 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia 50272

Telepon 024-76744357, 76744356; Faksimile 024-76744358; Pos-el jalabahasa.bbjt@gmail.com

Powered by OJS

Creative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.