Pergeseran Makna Gas dalam Bahasa Indonesia (A Shift the Meaning of the Word Gas in Indonesia)

Ringga Nur Fitria, Bagus Surya Pratama

Abstract


Gas merupakan suatu zat ringan yang bersifat seperti udara (di dalam suhu biasa tidak bisa menjadi cair). Gas juga dapat disebut sebagai minyak bumi yang sudah dicairkan dan dapat digunakan untuk keperluan memasak. Namun, kini kata gas tidak hanya bermakna seperti itu. Kata gas sekarang sudah biasa digunakan dalam bahasa sehari-hari. Penelitian ini mengkaji kata gas yang sudah mengalami pergeseran makna. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian ini diperoleh melalui media sosial di Twitter. Metode analisis yang digunakan adalah metode agih. Dari penelitian ini dihasilkan bahwa kata gas sudah mengalami pergeseran makna. Kata gas digunakan sebagai ungkapan untuk mengiyakan ajakan orang lain atau menyetujui apa yang dibicarakan orang lain. Selain itu, penggunaan kata gas bisa dimaknai sebagai jangan marah atau jangan emosi. Dari penelitian ini pula diketahui bahwa kata gas sudah mengalami pergeseran makna meluas.

 

Gas is a light substance that behaves like air at temperature and usually cannot become liquid. Gas can also be referred to as petroleum which has been liquefied and can be used for cooking purposes. However, now the word gas doesn’t only mean like that. The word gas can now be used in everyday language. This research examines the word gas which has undergone a shift in meaning. This research is a descriptive qualitative research. The research data was obtained through social media on Twitter. The analytical method used is the method of agih. From this research, it will be found that the gas word had shifted in meaning. The word gas was used as an expression to say yes to someone else's invitation or to approve what other people statement. It also can be interpreted as not to be angry or, not to be emotional. From this research, it was also found that the word gas had  undergone a broad shift in meaning.


Keywords


gas, makna kata, pergeseran makna

Full Text:

PDF

References


Aminuddin. 2001. Semantik (Pengantar Studi tentang Makna). Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Chaer, A. 2007. Linguistik Umum (cetakan ketiga). Jakarta: Rineka Cipta.

Hafiz, S. El. 2015. "Pergeseran Makna Sabar dalam Bahasa Indonesia". Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi: Kajian Empiris & Non-Empiris, 1(1), 33–38.

Mahsun. 2012. Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya (Revisi). Jakarta: Rajawali Press.

Moleong, L.J. 2001. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya.

Paramita, S. 2018. "Pergeseran Makna Budaya Ondel-Ondel pada Masyarakat Betawi Modern". Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 1(1), 133–138.

Parera, J.D. 2004. Teori Semantik (2nd ed.). Jakarta: Erlangga.

Saleh, R. 2017. "Pergeseran Makna dalam Berita tentang Sampah di GoRiau". Kandai, 13(1), 47–60.

Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa (Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis.Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Suwandi, S. 2011. Semantik: Pengantar Kajian Makna. Yogyakarta: Media Perkasa.

Syah, H. 2010. Pengantar Umum Metodologi Penelitian Pendidikan Pendekatan Verifikatif. Pekanbaru: Suska Press.

Syamsuddin, A. R. 1986. Sanggar Bahasa Indonesia. Jakarta: Universitas Terbuka.

Wakidah, A., Puspitasari, D., Aryandhini, M. N. S., & Wulandari, K. 2019. “Pergeseran Makna Sumpah dalam Bahasa Indonesia”. Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 3(2), 179–189.




DOI: https://doi.org/10.36567/jalabahasa.v17i2.742

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JALABAHASA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

JALABAHASA INDEXED BY:

 

 

________________________________________________________________________________________________________

@2017 Jalabahasa (e-ISSN 2615-6032, p-ISSN 1858-4969)

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah

Jalan Elang Raya 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia 50272

Telepon 024-76744357, 76744356; Faksimile 024-76744358; Pos-el jalabahasa.bbjt@gmail.com

Powered by OJS

Creative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.