Metode Penerjemahan Puisi “The Little Stone” ke dalam Bahasa Jawa “Watu Klungsu”: Sebuah Kajian Norma dan Budaya (The Method of Translating “The Little Stone” Poem into Javanese Language of “Watu Klungsu”: a Study of Norms and Culture)

Rahmawati Sukmaningrum, Faiza Hawa

Abstract


Artikel ini mengkaji teknik penerjemahan yang dikembangkan oleh Bassnet terhadap puisi “The Little Stone” ke dalam bahasa Jawa “Watu Klungsu”. Penerjemahan puisi ini menggunakan teknik penerjemahan interpretasi, harfiah, rima, dan larik secara bebas. Intervensi budaya dan norma tampak kental dalam karya terjemahan ini karena penerjemah menggunakan istilah dalam bahasa Jawa. Hal itu bertujuan untuk menyesuaikan dengan budaya bahasa sasaran dan mendekatkan kepada pembaca target. Hasil terjemahan ini secara harfiah memang berbeda dari puisi asli. Secara keseluruhan puisi terjemahan mempunyai tingkat keakuratan dan keberterimaan yang cukup tinggi. Penerjemah berhasil menciptakan rasa budaya dalam teks terjemahan tanpa meninggalkan makna yang disampaikan oleh penulis asli. 

 

This study attempts to reveal the translation method proposed by Bassnet in translating “The Little Stone” into Javanese “Watu Klungsu”. In translating this poetry, the translator employed the blank verse translation, literal translation, rhymed translation and interpretation technique. Cultural interventions and norms are very strong in this translation work because the translator used many Javanese terms. It aims to adjust the target culture and to adhere the target readers. Literally, the translation result in target poetry is very different but in terms of meaning it is more accurate and acceptable. Translator is successfully creates „sense‟ of Javanese in the translation and at the same time he is able to conveys the original meaning of the source poetry.


Keywords


norma, budaya, metode penerjemahan, dan puisi

Full Text:

PDF

References


Bassnett, S. 2002. Translation Studies. London: Routledge.

Hoed, Benny. 2003. Ideologi dalam Penerjemahan. Solo: Konas Penerjemahan.

Kleden, Ignas. 2004. “Goenawan Muhammad Selected Poems: Resensi Buku”. Majalah Tempo, Edisi 25/XXXIII/16—22 Agustus 2004.

Kosasih, E.N dan A.S Kosasih. 2008. Tafsiran Hasil pemeriksaan Laboratorium Klinik edisi kedua. Tangerang: Karisma Publishing Group.

Larson, Mildred A. 1984. Meaning Based Translation. Lanham: University Press of America.

Mazi, Darja. 2003. “Leskovar: Domestication and Foreignization in Translating American Prose for Slovenian Children”. Jurnal Meta Vol XL VIII: 1—2. Canada: Université de Montréal.

Newmark, Peter. 1988. A Textbook of Translation. New York: Prentice Hall. 

Suryawinata, Zuchridin & Sugeng Hariyanto. 2003. Translation: Bahasan Teori dan Penuntun Praktis Menerjemahkan. Yogyakarta: Kanisius.

Toury, G. & Even-Zohar, Itamar. (1995). Polysystem Theory: Poetics Today 1(1—2): 287—310. Sumber: https://www.jstor.org/stable/1772051?seq=1. diunduh pada tanggal 3 Januari 2019, pukul 15.30 WIB. Doi: https://doi.org/10.2307/1772051

Wierzbicka, Anna. 1997.Understanding Culture Through Their Key Word. New York, Oxford: Oxford University Press.




DOI: https://doi.org/10.36567/jalabahasa.v17i2.729

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JALABAHASA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

JALABAHASA INDEXED BY:

 

 

________________________________________________________________________________________________________

@2017 Jalabahasa (e-ISSN 2615-6032, p-ISSN 1858-4969)

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah

Jalan Elang Raya 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia 50272

Telepon 024-76744357, 76744356; Faksimile 024-76744358; Pos-el jalabahasa.bbjt@gmail.com

Powered by OJS

Creative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.