Analisis Tindak Ilokusi Santri di Pondok Pesantren At-Taslim Bintoro Demak (Kajian Pragmatik) [Analysis of Students Ilokusi in the Boarding School At-Taslim Bintoro Demak (Pragmatic Study)]

Faridhatun Nikmah

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya santri Pondok Pesantren At-Taslim yang sering menggunakan tindak tutur ilokusi dalam berinteraksi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jenis tindak ilokusi santri di Pondok Pesantren At-Taslim Bintoro Demak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Sumber datanya adalah percakapan antarsantri di Pondok Pesantren At-Taslim Bintoro Demak. Adapun teknik pengumpulan datanya ialah observasi, menyimak, merekam, dan mencatat. Teknik analisis data yang digunakan ialah interaktif dengan mereduksi, menyajikan, dan memverifikasi data. Hasil dari penelitian ini terdapat lima jenis tindak ilokusi yang sering digunakan oleh para santri, yaitu tindak tutur asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Tindak tutur asertif berupa menyatakan, mengeluh, dan memberi tahu. Tindak tutur direktif berupa memesan, merekomendasikan, menasihati, dan memerintah. Tindak tutur ekspresif berupa berterima kasih, memberi selamat, meminta maaf, dan kecewa. Tindak tutur komisif berupa janji dan penawaran, sedangkan tindak tutur deklaratif berupa pasrah dan menghukum.

 

This research is based on the number of students at Pondok Pesantren At-Taslim who often use the illocutionary act of speech in interacting. The purpose of this pragmatic study is to find out the type of student illocutionary act in Pondok Pesantren At-Taslim Bintoro Demak. The method used in this study was a qualitative descriptive using a pragmatic approach. The source of this research data was a conversation between students at Pondok Pesantren At-Taslim Bintoro Demak. Data collection techniques used in this study were observating, listening, recording, and note taking. The data analysis techniques used in this study were conducted interactively by reducing, presenting, and verifying data. The results of this study show that there are five types of illocutionary acts that are often used by students in interacting, among others. They are assertive, directive, expressive, commissive, and declarative speech acts. The Assertive acts include stating, complaining, and informing. The acts of directive is ordering, recommending, advising, and governing. The acts expressive are in the form of thanking, congratulating, apologizing, and disappointed. The commissive acts are in the form of promising and offerring, while declarative acts are in the form of surrendering and punishing.


Keywords


tindak tutur ilokusi, santri, pesantren, dan pragmatik

Full Text:

PDF

References


Chaer, A. 2010. Kesantunan Berbahasa. Jakarta: PT Rineka Cipto.

Dauly, H. P. 2007. Sejarah Pertumbuhan dan Pembaruan Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Prenada Media Group.

Djatmika. 2016. Mengenal Pragmatik Yuk? Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hartono, R. 2016. Pola Komunikasi di Pesantren: Studi tentang Model Komunikasi antara Kiai, Ustadz, dan Santri di Pondok Pesantren TMI Al-Amien Prenduan. Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 1(1).

Kunjana, R. 2005. Pragmatik Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Kunjana, R. 2007. Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Kuswara, Robi. 2014. "Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Pembelajaran Bahasa Inggris". Jurnal Kuswara, 1(1).

Leech, G. 1993. Prinsip-Prinsip Pragmatik. Jakarta: UI Press.

Mansur, A. K. 2013. Konsistensi Pendidikan Pesantren: Antara Mengikuti Perubahan dan Mempertahankan Tradisi. Jurnal Islamic Review Jurnal Riset Dan Kajian Keislaman, 2, 45–70.

Rahman. 2015. Tindak Tutur dalam Proses Belajar-Mengajar pada Taman Kanak-Kanak Dharma Wanita Kelurahan Wapunto Kecamatan Duruka Kabupaten Muna (Kajian Pragmatik). Jurnal Humanika, 15(3).

Rusmianto, N. E. 2010. Memahami Bahasa Anak-anak (Sebuah Kajian Analisis Wacana Panduan bagi Guru, Orang Tua, dan Mahasiswa Jurusan Bahasa). Lampung: Universitas Lampung.

Setyawan, Bowo. 2015. Tindak Tutur Ilokusi Dialog Film 5 CM Karya Rizal Mantovani (Sebuah Tinjauan Pragmatik). Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kualitatif, Pendekatan Kuantitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Tarigan, H. G. 2009. Pengajaran Pragmatik. Bandung: Angkasa Bandung.

Verhaar, J. W. M. 1996. Asas-Asas Linguistik Umum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Yayuk, R. 2016. Wujud Kesantunan Asertif dan Imperatif dalam Bahasa Banjar. Jurnal Ranah, 5(2), 133–141.

Yule, G. 2006. Pragmatik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.




DOI: https://doi.org/10.36567/jalabahasa.v17i1.702

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JALABAHASA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

JALABAHASA INDEXED BY:

 

 

________________________________________________________________________________________________________

@2017 Jalabahasa (e-ISSN 2615-6032, p-ISSN 1858-4969)

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah

Jalan Elang Raya 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia 50272

Telepon 024-76744357, 76744356; Faksimile 024-76744358; Pos-el jalabahasa.bbjt@gmail.com

Powered by OJS

Creative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.