Get Adobe Flash player

Tari Bali Masuk Daftar Warisan Budaya Dunia dalam Sidang UNESCO

Jakarta, Kemendikbud --- Tari Bali yang masuk dalam nominasi Warisan Budaya Dunia Tak Benda UNESCO, sedang menunggu keputusan Sidang UNESCO di Windhouk, Namibia, Afrika, sore ini, Rabu, (2/12/2015). Mendikbud Anies Baswedan mengajak masyarakat Indonesia berdoa supaya sidang UNESCO tersebut dapat resmi menetapkan Tari Bali sebagai warisan budaya dunia takbenda.
 

Tari Zapin Miliki Variasi Tinggi di Berbagai Wilayah di Indonesia

Jakarta, Kemendikbud --- Penyelenggaraan Temu Zapin Nusantara 2015 merupakan inisiatif Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan. Mendikbud mengatakan, pada awal tahun 2015, ia sempat berdiskusi dengan Dirjen Kebudayaan Kacung Marijan dan Direktur Kesenian Endang Caturwati, tentang rencana penyelenggaraan festival tari secara nasional. Saat itu yang menjadi pertimbangan adalah sebuah tarian yang hampir ada di tiap wilayah di Indonesia sehingga memiliki variasi yang tinggi.

Seni Tradisional Banjar

gepang

Kultur budaya yang berkembang di Banjarmasin sangat banyak hubungannya dengan sungai, rawa dan danau, disamping pegunungan. Tumbuhan dan binatang yang menghuni daerah ini sangat banyak dimanfaatkan untuk memenuhi kehidupan mereka. Kebutuhan hidup mereka yang mendiami wilayah ini dengan memanfaatkan alam lingkungan dengan hasil benda-benda budaya yang disesuaikan. hampir segenap kehidupan mereka serba relegius. Disamping itu, masyarakatnya juga agraris, pedagang dengan dukungan teknologi yang sebagian besar masih tradisional.

Ikatan kekerabatanmulai longgar dibanding dengan masa yang lalu, orientasi kehidupan kekerabatan lebih mengarah kepada intelektual dan keagamaan. Emosi keagamaan masih jelas nampak pada kehidupan seluruh suku bangsa yang berada di Kalimantan Selatan.

Tari Baksa Kembang

http://kebudayaanindonesia.net/media/images/timthumb.php?src=upload/culture/Tari%20Baksa%20Kembang.jpg&w=300&q=100Tari Baksa Kembang berasal dari daerah Banjar, Kalimantan Selatan sebagai tarian untuk menyambut tamu. Tari ini biasanya ditarikan oleh wanita, baik  tunggal dan dapat juga ditarikan  oleh beberapa penari wanita. Awal mulanya sekira abad 15 sebelum masehi, seorang pangeran bernama Suria Wangsa Gangga di kerajaan Dipa dan Daha di pulau Kalimantan mempunyai seorang kekasih bernama putri Kuripan. Satu peristiwa di waktu yang lain adalah saat putri Kuripan memberikan setangkai bunga teratai merah kepada pangeran. Peristiwa itu merupakan cikal bakal lahir tarian Baksa Kembang di Banjar provinsi Kalimantan Selatan

Seni dan Budaya Kalimantan Barat

Seni dan Budaya Kalimantan Barat
Tarian Tradisional
Tari Monong/Manang/Baliatn, merupakan tari Penyembuhan yang terdapat pada seluruh masyarakat Dayak. tari ini berfungsi sebagai penolak/penyembuh/ penangkal penyakit agar si penderita dapat sembuh kembali penari berlaku seperti dukun dengan jampi-jampi. tarian ini hadir disaat sang dukun sedang dalam keadaan trance, dan tarian ini merupakan bagian dari upacara adat Bemanang/Balian.
Tari Pingan, Merupakan Tarian Tunggal pada masyarakat Dayak Mualang Kabupaten Sekadau yang pada masa kini sebagai tari hiburan masyarakat atas rezeki/tuah/makanan yang diberikan oleh Tuhan. Tari ini menggunakan Pingan sebagai media atraksi dan tari ini berangkat dari kebudayaan leluhur pada masa lalu yang berkaitan erat dengan penerimaan/penyambutan tamu/pahlawan.